Langsung ke konten utama

Reuni

Inilah senyum keceriaan aku dan teman-teman SMP-ku saat reuni selasa (16/04) kemarin, di Taman Wiladatika, Cibubur. Cantik-cantik dan ganteng-ganteng, kan? Hehehe. Tapi, ada yang kurang, nih... someone. Hehehe (Mulai bandel ni aku) :D. Bukan pacar loh, cuma teman dari SMP. hehe. Tapi, ya...boleh lah ada sesuatu yang mengumpat di dalam hati. Hehe. Jadi, meskipun suasana reunian rame dengan kekoplakan teman-teman di sana, tapi hatiku terasa sepi gitu. Ahaideuh... (Malu, ah...) :D

Di sana kami bermain ToD untuk mengisi waktu kangen-kangenan kami. ToD itu permainan yang kalau ditunjuk, ia harus memilih antara mau jujur atau mau diberi tantangan! Jadi, ada yang diberi tantangan, ada pula yang sharing tantang masa kini dan masa SMP-nya. :). Setelah itu makan-makan, deh.

Pokoknya seru deh... Aku pengen lagi. ^_^

Sebenarnya, aku mau curhat banyak. Tapi, waktu gak cukup, nih. Yaudah deh, sampai sini aja.
Wassalam. ^_^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menjaga Izzah & Iffah

Assalamualaikum, cinta.

Lama nian blog ini usang. Kini aku ingin membicarakanmu, cinta.

Seorang adik bertanya padaku, "Kak, apa itu jodoh?"
Sontak mataku terbelalak, mengapa dia bertanya demikian. Apakah ini tanda-tanda ia miliki calon? Oh, no, aku didahului hehe. Eh, tidak tidak, poinnya bukan itu. Lalu aku berpikir, dari mana aku harus menjelaskannya?

Lantas berhari-hari aku memilih topik yang pas untuk dibicarakan. Lalu aku terpikirkan untuk berbicara tentang izzah dan iffah. Jelas ada hubungannya dengan jodoh. Untuk mendapatkan jodoh yang baik, kitanya pun harus baik, bukan? Nah, salah satunya adalah dengan membangun dan menjaga izzah dan iffah. Meskipun sebenarnya, niat kita harus lurus hanya karena Allah, ya. Bukan karena ingin dapat jodoh baik. Ingat, bukan untuk itu. Biarkan hal itu menjadi bonus saja.

Izzah? Apa itu izzah?
Izzah it's harga diri yang mulia dan agung. Singkatnya, kemuliaan. Sedangkan iffah adalah cara menjaga kemuliaan itu dengan menahan diri see…

Purnama Masih Ingin Mendengar

Assalamualaikum, dunia. Malam ini gue mau kembali berkisah pada layar terpa, sambil mempersilakan purnama mengintip dari jendela. Tulisan ini gue ketik sekadar berbagi pengalaman setelah tanggal mengharukan itu datang di hadapan gue, yaitu tanggal 9 Juli 2015. Saat itu, detik demi dektik seakan mencubit jantung gue #tsaah hehe. Oke gue lebay, tapi gue memang deg-degan pol. Sebelum lo baca postingan ini, pastikan dulu lo baca postingan gue sebelumnya tentang pengalaman setahun gue setelah lulus SMA, yang berjudul 'Berkisah pada Purnama' ya, Guys. Gimana? Sudah baca? Nah, itu dia pengalaman gue tahun lalu yang mellow abis. Gue lulusan 2014 yang gagal semua jalur seleksi PTN tahun lalu. Setelah kegagalan itu, semangat hidup gue melempem, gue masih sangat terobsesi untuk kuliah, tapi untuk kuliah di PTS itu mustahil karena keterbatasan ekonomi yang gue alami saat itu. PTS itu mahal, bro, dan saat itu gue belum dapat pekerjaan untuk bayar kuliah. Singkat cerita, akhirnya gue menda…

Jatuh Cinta